Showing posts with label Perang Iran Israel. Show all posts
Showing posts with label Perang Iran Israel. Show all posts

Saturday, December 29, 2012

Rudal Iran Itu Bernama “Nabi Agung 7”

Unikei - Saat ini kalian sedang membaca artikel Rudal Iran Itu Bernama “Nabi Agung 7”  . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Rudal Iran Itu Bernama “Nabi Agung 7”

SEORANG komandan senior Iran dilaporkan telah mengeluarkan pernyataan bahwa rudal Iran dapat melenyapkan pangkalan militer Amerika. Rudal ini diklaim akan mampu memusnahkan  basis militer Amerika di negara-negara regional hanya dalam beberapa menit saja.

Mengacu pada keberadaan 35 pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, Panglima Militer Revolusi Iran (IRGC) Divisi Angkatan Udara Brigjen Amir Ali Hajizadeh mengatakan bahwa “Basis militer Amerika semuanya dalam jangkauan rudal kami.”

“Strategi jitu telah dirancang untuk menghancurkan basis militer, dan menyebarkan rudal dalam menit pertama dengan sebuah serangan untuk melenyapkan semua pangkalan militer Amerika,” kata Hajizadeh. Ia menambahkan bahwa rudal Iran juga bisa dengan mudah mencapai Israel.

Hajizadeh memberi nama untuk rudal canggih ini dengan nama ‘Nabi Agung 7′. Ia yakin bahwa semua rudal yang diluncurkan dari lokasi yang berbeda di negara ini, akan berhasil mencapai target yang ditunjuk, yaitu pangkalan udara asing di kawasanTimur Tengah.

Hajizadeh mengatakan bahwa manuver ‘Nabi Agung 7′ berbeda dari yang sebelumnya, karena semua rudal yang digunakan dalam latihan terakhir hanyalah rudal percobaan, dan belum menggunakan rudal canggih ini.

Iran memang sudah sering mengancam akan menghancurkan Amerika dan Israel, namun itu semua tidak pernah terjadi. Dan mungkin saja ancaman rudal ‘Nabi Agung 7’ ini pun hanya isapan jempol belaka.
»»   Selanjutnya...

Friday, December 28, 2012

Ancaman Israel Justru Membuat Iran Menjadi Semakin Kuat


Unikei - Ancaman aksi militer Israel terhadap Iran terkait program nuklirnya hanya memperkuat sikap Republik Islam itu. Demikian dikemukakan Kepala Garda Revolusi Iran Jenderal Mohammad Ali Jafari, Jumat (28/9).

"Musuh ingin menghentikan jalan kita, namun ancaman itu hanya akan memperkuat tekad kita untuk terus melangkah ke arah yang sama," kata Jenderal Mohammad Ali Jafari di hadapan ribuan anggota milisi Basij.

"Karena itulah ketika Zionis mengeluarkan ancaman militer, mereka ditenangkan AS," kata Jafari, seperti disiarkan situs berita Sepahnews milik Garda Revolusi Iran.

Pernyataan Jafari itu disampaikan setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada sidang Majelis Umum PBB, Kamis, "Sebuah garis merah mengenai program senjata nuklir Iran" perlu ditetapkan. Menurut Netanyahu, negaranya sedang mempertimbangkan serangan-serangan udara terhadap fasilitas nuklir Iran.

"Jika serangan militer dilancarkan terhadap instalasi nuklir kita, maka kita berjanji musuh tidak akan lolos dalam keadaan hidup," kata kepala satuan rudal balistik dan udara Iran Jenderal Farzad Esmaili, Jumat, seperti dikutip oleh kantor berita ISNA.

Akhir pekan lalu, Jafari mengatakan, perang antara Iran dan Israel pada akhirnya akan terjadi, namun tidak pasti di mana dan kapan, dan negaranya telah siap.

Baru pertama kali ini seorang pejabat tinggi Iran mengakui kemungkinan meletusnya perang antara kedua negara yang bermusuhan itu.

Jafari, yang dikutip kantor-kantor berita ISNA dan Fars, juga mengatakan, konflik semacam itu akan mengarah pada kemusnahan Israel.

"Jika mereka memulai (agresi), maka itu berarti kehancuran mereka dan akan menjadi akhir sejarah," katanya, Sabtu(22/9) pekan lalu.

Sehari kemudian, seorang komandan senior Garda Revolusi mengatakan kepada televisi berbahasa Arab Al-Alam, Iran bisa melancarkan serangan terlebih dulu jika Israel bersiap-siap menyerang negara tersebut.

Jika Israel dan Iran terlibat dalam konflik militer, "Tidak ada yang bisa diramalkan... dan itu akan berubah menjadi Perang Dunia III," kata Brigjen Amir Ali Hajizadeh, yang bertanggung jawab atas sistem rudal Garda Revolusi.

"Israel tidak akan bisa membayangkan tanggapan kami, dan negara itu akan mengalami kerusakan besar dan itu akan menjadi pendahuluan atas kemusnahannya," kata Hajizadeh, Ahad lalu.

Ketegangan Iran-Israel meningkat secara berarti dalam beberapa pekan, dimana Israel mengancam akan melancarkan serangan udara ke fasilitas nuklir Iran.

Israel yakin program nuklir Iran bertujuan membuat senjata atom yang mengancam keberadaan negara Yahudi itu dan statusnya sebagai satu-satunya kekuatan nuklir di Timur Tengah, meski tidak diumumkan.

Iran bersikeras program nuklirnya untuk tujuan sipil damai. Namun Iran justru terlibat dalam perselisihan dengan badan pengawas nuklir PBB dan Dewan Keamanan PBB menyangkut masalah nuklir

( SUMBER : METROTVNEWS.COM )
»»   Selanjutnya...

Wednesday, December 26, 2012

Iran Ancam Serang Israel Lebih Dulu


Unikei - TEHERAN, (PRLM).- Iran bisa melancarkan serangan terlebih dulu jika Israel bersiap-siap menyerang negara tersebut, dan itu akan berubah menjadi Perang Dunia ke-III, kata seorang komandan senior Garda Revolusi kepada televisi Al-Alam, Minggu.

"Jika Israel dan Iran terlibat dalam konflik militer, 'tidak ada yang bisa diramalkan'... dan itu akan berubah menjadi Perang Dunia III," kata Brigjen Amir Ali Hajizadeh kepada televisi berbahasa Arab itu.

Hajizadeh, yang bertanggung jawab atas sistem rudal Garda Revolusi, mengatakan, "Bila Israel telah mempersiapkan segala sesuatu untuk melancarkan serangan, kami mungkin akan melancarkan serangan lebih dulu. Namun kami belum melihat hal ini."

Ia menambahkan, Iran memperkirakan setiap serangan Israel akan dilakukan dengan otorisasi AS, namun "apakah serangan-serangan rejim Zionis itu dengan atau tanpa sepengetahuan AS, kami akan tetap menyerang pangkalan-pangkalan AS di Bahrain, Qatar dan Afghanistan."

"Israel tidak akan bisa membayangkan tanggapan kami -- dan negara itu akan mengalami kerusakan besar dan itu akan menjadi pendahuluan atas kemusnahannya," kata jendral Iran itu.

Sabtu, pemimpin Garda Revolusi Jendral Mohammad Ali Jafari mengatakan, perang antara Iran dan Israel "pada akhirnya akan terjadi, namun tidak pasti di mana dan kapan".

Baru pertama kali ini seorang pejabat tinggi Iran mengakui kemungkinan meletusnya perang antara kedua negara yang bermusuhan itu. Konflik semacam itu akan mengarah pada kemusnahan Israel.

"Jika mereka memulai (agresi), maka itu berarti kehancuran mereka dan akan menjadi akhir sejarah," katanya.

Ketegangan meningkat secara berarti dalam beberapa pekan ini, dimana Israel mengancam akan melancarkan serangan udara ke fasilitas nuklir Iran. Israel yakin program nuklir Iran bertujuan membuat senjata atom yang akan mengancam keberadaan negara Yahudi itu dan statusnya sebagai satu-satunya kekuatan nuklir di Timur Tengah meski tidak diumumkan.

Iran bersikeras bahwa program nuklirnya hanya untuk tujuan sipil damai, namun negara itu terlibat dalam perselisihan dengan badan pengawas nuklir PBB dan Dewan Keamanan PBB menyangkut masalah tersebut.
»»   Selanjutnya...

Tuesday, December 25, 2012

PM Israel Meninggalkan Ruangan Sidang Umum PBB, Karena Tak Tahan Di Cerca Presiden Iran

Delegasi Israel walk out saat Presiden Iran berpidato/ *dailymail


Zionis, zionis dan zionis. Itulah kata-kata yang selalu diucapkan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad saat berpidato di Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat.

Presiden pertama dari kalangan non ulama itu tak pernah menggunakan nama “Israel” dalam menyebut negara tersebut.
Dikutip dailymail, Selasa (25/09), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang duduk untuk melihat dan mendengarkan Ahmadinejad berpidato mengajak seluruh delegasinya untuk walk out (meninggalkan ruang sidang), karena tak tahan dicerca oleh Ahmadinejad dari atas podium.

“Zionis itu berhak menguasai Palestina dengan dukungan Barat. Zionis tak punya sejarah di sana,” ledek Ahmadinejad.
Sebelumnya, delegasi Amerika Serikat dipimpin Dubes AS untuk PBB, Susan Rice juga walk out, pasca Ahmadinejad menyatakan kesiapan Iran untuk berperang dengan Israel dan AS.

Nampaknya Ahmadinejad Udah terang terangan ya .. tidak takut sama AS apalagi sama Zionis ... Hahahaha ... 
»»   Selanjutnya...

Monday, December 24, 2012

Iran:Jika Irsael Berani Menyerang,Maka 24 Jam Israel Bakal Rata dengan Tanah


Unikei - Gencarnya retorika perang yang dilancarkan PM Israel Benjamin Netanyahu tak membuat militer Iran gentar.

Bahkan, Wakil komandan Korps Pengawal Revolusi Islam, Brigadir Jenderal Hossein Salami, balik mengancam bakal membuat Israel rata dengan tanah dalam 24 jam.

“Rezim itu yang lebarnya hanya 24 kilometer bisa rusak punggungnya oleh salah satu dari batalyon infantri kami dalam 24 jam,” kata Salami, dikutip farsnews, Senin (24/09).

“Doktrin strategis kami adalah defensif. Kita tidak akan memulai perang. Tapi kalau ada tindakan perang terhadap kami, kami akan memberikan balasan tidak akan berhenti. Musuh bisa memulai perang, tapi akhir ada di tangan kami,” tegasnya.

Dia juga menggarisbawahi ketepatan rudal yang terus dikembangkan oleh Iran.

“Rudal kami mampu mentargetkan markas musuh di wilayah tersebut, dengan jarak berapapun, dengan kemampuan penghancuran yang tinggi. Kami telah menguasai pengetahuan tentang pengembangan semua rudal modern,” klaim Salami.

Israel meningkatkan ancaman melaksanakan serangan sepihak terhadap fasilitas energi nuklir Iran sebelum pemilihan presiden AS pada tanggal 6 November.

Namun, Presiden Barack Obama selalu menentang setiap aksi militer Israel tersebut.

Para pejabat militer Iran berjanji akan memberikan respons menghancurkan untuk setiap serangan militer terhadap negara itu dan menjanjikan perang panjang yang bisa memicu perang dunia III karena akan melebar di luar Timur Tengah.
»»   Selanjutnya...

Sunday, December 23, 2012

Iran Yakinkan Dunia Bisa Lenyapkan Israel dari Peta Dunia

Unikei - Di tengah meningkatkan retorika perang Israel untuk menyerang fasilitas nuklir Iran, Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi meyakinkan publik dunia kalau kekuatan militer Iran mampu melenyapkan rezim Israel dari peta dunia.

Ditegaskan Vahidi, satu hal yang tak diketahui dunia adalah, peralatan dan kelengkapan tempur militer Iran yang dieskpos, bukan merupakan kekuatan sebenarnya.

“Selama ini yang kami tampilkan adalah sebagian dari kemampuan pertahanan kami. Dan mereka (Israel) tidak tahu dengan pasti seberapa besar kemampuan kami. Sebaliknya kami tahu kekuatan mereka,” tegas Vahidi,

Pernyatan Vahidi memang bukan omong kosong. Dalam beberapa tahun terakhir, Iran memang mencapai prestasi besar di sektor pertahanan dan menjadi negara yang berswasembada peralatan militer untuk sistem pertahanan.

Bahkan, dinas intelijen CIA dan Mossad (Israel) menurut Meir Dagaan, mantan direktur Mossad, hingga saat ini Israel masih buta soal seberapa besar kemampuan asli militer Iran yang sebenarnya.

“Mereka (Iran) tentu tidak bodoh. Tidak semua peralatan militernya ditunjukkan ke publik. Kami yakin masih ada yang mereka sembunyikan. Ini yang menjadi kekhawatiran Israel,” ujar Meir Dagaan.
»»   Selanjutnya...

Iran Siap Musnahkan Zionis Israel

Unikei - Di tengah gencarnya Israel mengumandangkan retorika perangnya, Iran telah meningkatkan kemampuan pertahanan militernya hingga ke level yang bisa memusnahkan rezim Israel.

“Kemampuan pertahanan republik Islam Iran terhadap ancaman-ancaman rezim Zionis telah berkembang hingga ke level yang akan bisa memusnahkan rezim Israel,” cetus Menteri Pertahanan Iran Brigjen Ahmad Vahidi.

Menurut Vahidi, rezim Israel tengah dihadapkan pada berbagai masalah dan berupaya menutup-nutupi masalah domestiknya itu lewat retorika perang. Demikian seperti diberitakan kantor berita resmi Iran, IRNA dan dilansir Press TV,

Ancaman perang Israel terhadap Iran terkait dengan program nuklir yang dijalankan Iran. Israel, juga Amerika Serikat dan negara negara Eropa mencurigai Iran diam-diam berupaya mengembangkan senjata atom lewat program nuklir yang dijalankannya.

Namun pemerintah Iran berulang kali membantahnya. Ditegaskan Iran bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi bagi kepentingan sipil.
»»   Selanjutnya...

Perang Iran vs AS - Israel Diprediksi Pecah 2013


Unikei - Telah terkonfirmasi hasil sebuah simulasi perang Amerika Serikat dan Iran yang dilakukan oleh Brookings Institution’s Saban Center for Middle East Policy, dan menyebutkan bahwa harga minyak mentah akan mencapai 200 dolar per barel.

David Ignatius, penulis kolom Opini di Washington Post menyatakan bahwa simulasi itu diikuti oleh Kenneth Pollack, seorang anggota senior Brookings dan sejumlah pejabat tinggi Amerika Serikat.

Secara singkat, Ignatius menyimpulkan hasil simulasi itu dan menjelaskan bahwa masing-masing pihak (Amerika dan Iran) dengan sangat mudah salah menguraikan sinyal yang dikirim kedua pihak.

Salah penafsiran itu menjadi basis dari simulasi. Masing-masing pihak memilih opsi terbatas, namun aksi mereka diinterpretasikan sebagai pelanggaran terhadap garis merah.

Pertempuran akan lebih dahsyat dari yang diprediksikan karena sinyal-sinyal dari kedua belah pihak tidak diserap dengan benar. Selain itu, keduanya akan saling mengabaikan upaya untuk membuka jalur komunikasi, dan masing-masing saling berusaha menunjukkan superioritas.

Dalam simulasi disebutkan, konflik kedua pihak akan terjadi pada bulan Juli 2013, Barack Obama terpilih kembali menjadi Presiden AS, perundingan antara Kelompok 5+1 dan Iran membentur jalan buntu
Akhirnya Israel melancarkan serangan sepihak ke Iran. Di sisi lain, teror terhadap para ilmuwan nuklir Iran terus berlanjut.

Amerika Serikat, Inggris, dan Israel juga menggulirkan perang cyber baru untuk melumpuhkan program nuklir Iran.

Akibat perang, harga minyak akan mencapai 200 dolar per barel.
Amerika Serikat akan dihadapkan pada dua opsi, pertama membuka Selat Hormuz dengan kekuatan militer dan menentukan ultimatum kepada Iran, opsi kedua adalah serangan ke instalasi nuklir Iran bersamaan dengan pembukaan Selat Hormuz.
»»   Selanjutnya...