Showing posts with label As. Show all posts
Showing posts with label As. Show all posts

Sunday, December 23, 2012

Perang Iran vs AS - Israel Diprediksi Pecah 2013


Unikei - Telah terkonfirmasi hasil sebuah simulasi perang Amerika Serikat dan Iran yang dilakukan oleh Brookings Institution’s Saban Center for Middle East Policy, dan menyebutkan bahwa harga minyak mentah akan mencapai 200 dolar per barel.

David Ignatius, penulis kolom Opini di Washington Post menyatakan bahwa simulasi itu diikuti oleh Kenneth Pollack, seorang anggota senior Brookings dan sejumlah pejabat tinggi Amerika Serikat.

Secara singkat, Ignatius menyimpulkan hasil simulasi itu dan menjelaskan bahwa masing-masing pihak (Amerika dan Iran) dengan sangat mudah salah menguraikan sinyal yang dikirim kedua pihak.

Salah penafsiran itu menjadi basis dari simulasi. Masing-masing pihak memilih opsi terbatas, namun aksi mereka diinterpretasikan sebagai pelanggaran terhadap garis merah.

Pertempuran akan lebih dahsyat dari yang diprediksikan karena sinyal-sinyal dari kedua belah pihak tidak diserap dengan benar. Selain itu, keduanya akan saling mengabaikan upaya untuk membuka jalur komunikasi, dan masing-masing saling berusaha menunjukkan superioritas.

Dalam simulasi disebutkan, konflik kedua pihak akan terjadi pada bulan Juli 2013, Barack Obama terpilih kembali menjadi Presiden AS, perundingan antara Kelompok 5+1 dan Iran membentur jalan buntu
Akhirnya Israel melancarkan serangan sepihak ke Iran. Di sisi lain, teror terhadap para ilmuwan nuklir Iran terus berlanjut.

Amerika Serikat, Inggris, dan Israel juga menggulirkan perang cyber baru untuk melumpuhkan program nuklir Iran.

Akibat perang, harga minyak akan mencapai 200 dolar per barel.
Amerika Serikat akan dihadapkan pada dua opsi, pertama membuka Selat Hormuz dengan kekuatan militer dan menentukan ultimatum kepada Iran, opsi kedua adalah serangan ke instalasi nuklir Iran bersamaan dengan pembukaan Selat Hormuz.
»»   Selanjutnya...

Saturday, December 8, 2012

Terkuak! Dokumen Rahasia Amerika akan Hancurkan Makkah

Unikei - Saat ini kalian sedang membaca artikel . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel



Meski Arab Saudi disebut-sebut sebagai salah satu sekutu utama Amerika Serikat, ternyata negeri Paman Sam itu memiliki agenda tersembunyi untuk menghancurkan dua kota suci umat Islam yang berada di Saudi, Makkah dan Madinah. Kabar itu terungkap setelah materi kursus militer untuk para perwira AS bocor ke media massa.

Seperti dilaporkan Associated Press, dalam salah satu kursus militer yang digelar Pentagon, Amerika mendoktrin para perwira AS masa depan, bila Islam adalah musuh yang wajib dihancurkan. Karena itu, Amerika mengagendakan bakal menghancurkan tempat-tempat suci umat Islam, yakni Makkah dan Madinah --kota tempat Ka'bah dan makam Nabi Muhammad SAW berada-- dengan bom atom. AS bakal melontarkan bom atom ke Makkah dan Madinah laiknya saat mereka membumihanguskan Kota Hirosima dan Nagasaki di Jepang pada Perang Dunia II.

The Guardian melaporkan, pelatihan selama satu tahun yang digelar di Sekolah Gabungan Angkatan Bersenjata AS di Norfolk, negara bagian Virginia itu, merupakan upaya Amerika mendapatkan para prajurit dan pemimpin masa depan yang bakal melakukan perang total terhadap 1,4 miliar umat Islam di seluruh dunia. Ini yang mengesalkan, dalam pelatih itu para perwira diminta tidak mempedulikan berapa banyak nyawa warga sipil Muslim yang bakal melayang.

Instruktur Angkatan Darat AS yang mengajar dalam pelatihan itu, Letkol Mattew Dooley menyatakan, dirinya tidak percaya ada konsep Islam moderat. Dooley mengatakan, agama Islam dan para pengikutnya masuk dalam kategori musuh yang dapat mengancam eksistensi AS.

"Mereka (Muslim) membenci segala hal tentang kamu (warga Amerika) dan tidak akan mau hidup berdampingan dengan kamu hingga kamu lenyap," ungkap Dooley dalam sebuah presentasi Juli 2011 lalu, seperti dilaporkan AP.

Dooley juga memprovokasi, teori perang yang ditetapkan dalam Konvensi Jenewa sudah tidak relevan dengan teori perang sesungguhnya. "Ini membuka opsi baru, di mana perang dengan penduduk sipil boleh dilakukan, jika diperlukan. Sebab, sudah ada sejarahnya seperti Tokyo, Hiroshima, dan Nagasaki," kata Dooley.

Skenario Amerika berikutnya adalah ingin menjadikan Saudi terancam kelaparan dan Islam. Meski awalnya menutup-nutupi pelatihan tersebut, Pentagon akhirnya menghentikan kursus tersebut. AP melaporkan, penghentian kursus tersebut diawali protes seorang perwira yang menilai materi kursus bertentangan dengan pernyataan pemimpin AS tahun lalu, yang mengatakan AS memerangi kelompok fundamentalis Islam, bukan memerangi ajaran Islam.

Pentagon pun memerintahkan penyidikan materi kursus militer tersebut. Akhirnya, para petugas termasuk instruktur kursus, Dooley diskor Pentagon. Tapi mereka tidak dipecat.

Sejatinya, pelatihan militer bagi perwira AS yang menargetkan umat Islam bukan kali ini saja. Tahun lalu terkuat, FBI menghentikan kursus militer serupa. Seperti kata pepatah, serapat-rapatnya bangkai ditutupi, akhirnya tercium juga. Meski Pentagon dan Gedung Putih berusaha menutup rapat niat jahat tersebut, rencana membumihanguskan kaum Muslimim yang ingin hidup di dalam naungan syariat Islam dan menolak sistem yang coba diterapkan AS terungkap juga
»»   Selanjutnya...