Showing posts with label Jin. Show all posts
Showing posts with label Jin. Show all posts

Sunday, December 30, 2012

Kisah Nyata: Menikah Dengan Jin Muslimah Cantik

Unikei - Saat ini kalian sedang membaca artikel Kisah Nyata: Menikah Dengan Jin Muslimah Cantik. Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Kisah Nyata: Menikah Dengan Jin Muslimah Cantik

Ini kisah nyata dialami seorang manusia. Tentu penulis tidak akan menyebutkan namanya (rahasia perusahaan dong!). Sebutlah namanya Ahmad. Ia seorang yang istimewa. Mudah keluar air matanya bila mengingat Allah dan merasakan hal-hal yang menyentuh hatinya, sering basah matanya dalam shalatnya, sudah tidak mencintai dunia (uang, materi dan selera).

Bila pun punya uang, selalu bukan buat dirinya, tapi untuk orang lain yang lebih memerlukannnya. Hatinya bersih. Kuat tidak tidur dan tidak makan berhari-hari.

Tidak takut oleh manusia, siapapun, bila menyangkut kebenaran yang ia bela. Ia orang yang tauhidnya terjaga dan sangat dekat dengan Allah SWT melebihi kaum Muslimin umumnya. Ia seorang mukasyafah sehingga biasa berdialog dengan ruh mursyidnya yang sudah meninggal. Tentu, kemampuannya luar biasa. Ia orang yang sudah sangat spiritual. Dalam cerita ini, semua nama yang saya sebutkan, bukan nama aslinya.

Ahmad sahabat saya ini, sudah hampir setahun, sejak mengalami kasyaf (tersibaknya alam ruhani atau tabir spiritual) biasa berdialog dengan gurunya bernama Syekh Habib Syarwani, yang sudah wafat 10 tahun yang lalu. 


Syekh Habib semasa hidupnya adalah seorang ulama hikmah, dikenal sebagai guru spiritual, seorang mukasyafah, seorang penasehat agama dan kebenaran yang terpercaya. Syekh Habib dipercaya sebagai wali dengan kehebatan karomah-keromahnya. Ia tidak mau meramal-ramal seperti dukun atau ahli hikmah lainnya. Tauhidnya lurus kepada Allah SWT. Semua kalangan dari orang biasa hingga orang-orang pentingnya mengakuinya sebagai guru, penasehat yang tajam, lurus dan menyentuh. Syekh Habib memiliki ilmu hikmah yang luar biasa.

Sejak Ahmad menjadi kasyaf, ruh gurunya terus membimbing hidupnya secara ruhani. Menurut Ahmad, suatu malam, ruh gurunya didampingi beberapa muridnya di alam sana, menawarinya sesuatu: “Ahmad, ini ada Jin Muslim diantara kita, namanya Syekh Maulawi. Ia berumur 400 tahun. Ia mempunyai putri namanya Fatimah, umurnya 200 tahun. Fatimah masih gadis. Syekh Maulawi tertarik padamu, pada keshalehanmu dan kekuatanmu dalam memeluk agama. Kami semua disini menawarkan padamu untuk menikahi Fatimah binti Maulawi. Bagaimana pendapatmu? Silahkan fikirkan dan pertimbangkan.”

Tentu Ahmad kaget luar biasa. “Menikah dengan jin?” Tidak pernah terbayang sedikitpun sebagai murid Syekh Habib Syarwani kemudian akan dinikahkan dengan jin. Ini sangat mengagetkan dan sama sekali baru mengalami tawaran seperti ini. 


Mendengar pun, pernikahan antar manusia dan jin, belum pernah. Mau menolak, ia sangat takzim pada Syekh sebagai gurunya lahir batin sejak hidupnya. Menyatakan mau juga tidak terbayang bagaimana jadinya dan nantinya. Dalam kebingungannya, ia mendesah:
“Menurut Syekh bagaimana?”
“Ini hanya tawaran. Bersedia syukur, tidak pun tidak apa-apa.”
“Menurut Islam bagaimana? Saya kan manusia.” Tanya Ahmad lagi ingin tahu bagaimana dari sudut hukum agama.
“Tidak ada larangan.” Jawab gurunya kalem.

Pikiran Ahmad masih terus diliputi kebingungan. Selama berbulan-bulan sejak ia bisa berdialog dengan gurunya tersebut secara ruhani, Ahmad sudah terbiasa melihat jin. Oleh jin-jin kafir yang buruk rupa, yang wajahnya semrawut, tidak beraturan, sering sekali menggoda perjalanannya agar niatnya menemui dan berguru kepada Syekh Syarwani mundur, batal dan tidak jadi. Ini adalah ujian beratnya. Ia harus mengalahkan godaan-godaan makhlus halus itu. Awalnya, kaget luar biasa dan sangat takut ketika ia mampu melihat sosok jin-jin itu. 


Ada yang menertawakan perjalannya sambil bergelantungan di sebuah pohon di tengah malam, ada yang menghalangi jalan kakinya, ada yang menumpangi motor yang dikendarainya di jok belakang, ada yang menebarkan bau busuk, ada yang menyerupai wanita cantik dan telanjang bulat mengajaknya bersetubuh, ada yang menirukan suara ibunya atau istrinya memanggil-manggilnya ketika sedang berjalan. Semua itu terjadi antara jam 11.30 malam hingga jam 04.00 subuh ketika ia sering berjalan kaki ke sebuah tempat pertemuan dengan gurunya.

Lama-kelamaan matanya jadi biasa dan tidak kaget melihat jin-jin penggoda itu. Mereka selalu muncul setiap malam di tengah perjalanan ketika Ahmad menemui gurunya di tempat tersebut. Mereka menggoda dan menakut-nakutinya. 


Oleh keyakinannya kepada Allah, Ahmad tidak takut bahkan semakin berani mengusirnya dan bahkan sering menantangnya untuk tarung karena kesal. Kebanyakan jin-jin penggoda itu kabur, mangpret, ngacir ketakutan setelah dibacakan ayat-ayat Qur’an seperti ayat kursi. Tetapi, bukan hanya jin kafir yang buruk-buruk rupa itu yang dia lihat. Sering juga jin-jin Muslim menyapanya. Mereka ini sosoknya lain. 

Tubuhnya ada yang wangi, bersih, tampan dan cantik, tapi ukurannya tinggi-tinggi dan besar-besar. Umurnya ratusan tahun. Ada yang sedang memegang tasbih berdzikir kepada Allah, ada yang sedang khusyu beribadah dan sebagainya. Melihat mereka, Ahmad sudah biasa. Tetapi, ditawari menikahi dengan jin yang berbeda jasad, beda dunia, beda alam, sama sekali tidak terbayangkan olehnya.

Akhirnya bakti dan hormat pada gurunya mengalahkan keraguan dirinya. Bagi Ahmad, Syekh Habib Syawani di alam ruh, atas izin Allah, masih mengajarkan ilmu dan telah membukakan kasyafnya, yang membuatnya bisa melihat dan berdialog langsung dengannya. Ahmad akhirnya menyatakan siap dengan hati bulat, ikhlas dan pasrah. Singkat cerita, proses pernikahan pun dilangsungkan. 


Disaksikan gurunya dan ruh-ruh yang hadir, dengan suasana sangat khidmat, Ahmad dinikahkan dengan Fatimah binti Maulawi, seorang gadis jin Muslimah, berumur 200 tahun. Mas kawinnya, cukup hanya membaca surat Al-Fatihah. Mertuanya bernama Syekh Maulawi adalah jin yang sangat dihormati di kalangan jin Muslim di alamnya. Resmilah mereka sebagai pasangan suami istri.

Bagaimana gambaran dan kesan Ahmad tentang Fatimah, istrinya di alam jin itu? Ia menceritakannya kepada saya. “Ia memakai kerudung dan masya Allah cantiknya luar biasa. Tubuhnya harum. Tingginya sekitar 4 meter. Setelah nikah, saya memangilnya ummi, dia memanggil abi. Sikapnya tawadhu luar biasa kepada suami, bahasanya santun, sifatnya halus dan kecantikannya belum pernah saya lihat pada manusia. Saya belum pernah melihat wajah secantik itu.”

Beberapa hari dari itu, Ahmad bercerita tentang bulan madunya. Walaupun tinggi Fatimah sekitar 4 meter, tapi ketika berfungsi sebagai istri dan menemui suaminya, ia merubah ukurannya menjadi ukuran manusia biasa, normal. Suatu saat, Ahmad memulai ceritanya, ia diajak Fatimah berjalan-jalan, berkeliling ke alamnya. Alam jin tidak jauh berbeda dengan alam manusia. Ada pengajian, ada sekolah, kampus, masjid dan bangunan-bangunan lain. Sama dengan manusia, mereka memiliki peradaban. Tapi, itu peradaban jin. Bedanya, bentuknya aneh-aneh, berbeda dengan di alam manusia. Ahmad sangat sadar alias bukan mimpi. Selama berkeliling, perasaannya dipenuhi aneh dan aneh, takjub dan takjub, heran dan heran atas apa yang dialaminya di alam yang berbeda. 


Akhirnya ia tiba di sebuah rumah, tentu rumahnya Fatimah. Tinggi, luas, bentuknya aneh, tidak seperti rumah yang ada di alam manusia. Kamar Fatimah harum dan bersih. “Barang-barang” tertata rapih. Di atas tempat tidur, mereka ngobrol dan bercumbu. Selain sangat cantik, tubuh Fatimah tercium harum dan bercahaya. Maklum ia jin yang taat ibadah. Singkatnya, aneh juga, Ahmad merasakan kepuasan persis seperti dengan manusia, bahkan lebih. Kata Ahmad, Fatimah tidak akan pernah hamil. Persenggamaan jin dan manusia tidak akan mengasilkan kehamilan, karena perbedaan zat makhluk. Manusia fisik, jin non fisik alias makhluk ghaib.

Sejak itu, kata Ahmad, Fatimah selalu datang dimana Ahmad memerlukannya. Ngobrol berdua dengan penuh santun dan etika sebagai istri yang shaleh, sun tangan, menunduk dan tidak pernah bersuara keras. Saling mengingatkan beribadah kepada Allah. Saling menasehati untuk sabar dalam menghadapi masalah masing-masing. Tidak ada suasana sedikit pun dari Fatimah mendominasi Ahmad dari istri aslinya yang manusia, yaitu istri pertamanya. 


Bahkan, dalam banyak kesempatan, Fatimah selalu mendorong Ahmad untuk harmonis dengan istrinya dan anak-anaknya, menyayangi dan memperhatikan keluarga. Kehadiran Fatimah, tidak sedikitpun menggangu keberadaan keluarga Ahmad karena tidak ada nafkah yang harus dikeluarkan, tidak ada waktu yang terambil. Nafkahnya paling do’a. Perhatiannya bukan bentuk fisik, tapi ruhani. Kemana Ahmad pergi, Fatimah bisa dipanggil dan datang, atau ia yang datang sendiri. Makanan Fatimah sebagai jin Muslim dan makhluk adalah saripati-saripati makanan. Pernikahan itu kini sudah berumur dua tahun lebih. 

Hingga sekarang tetap saja rukun dan damai. Ahmad merasa sangat bahagia, demikian juga Fatimah. Kepada istri pertamanya, Ahmad tidak pernah menceritakan peristiwa poligaminya ini karena tidak perlu dan tidak akan dimengertinya. Toh keluarga tidak terganggu sedikitpun. Ahmad dan Fatimah hingga saat ini, keduanya adalah murid Syekh Habib yang sampai sekarang sering hadir dalam pengajian yang berisi nasehat-nasehat gurunya tersebut, tentu pengajian secara ruhani, yang orang awam seperti kita tidak bisa melakukannya.

Penutup
Demikianlah, menikah dengan jin bisa terjadi, tapi bukan syari’at dan tidak dianjurkan oleh agama. Tidak perlu dicontoh, apalagi menikahnya dengan tujuan-tujuan sesat seperti dilakukan sebagian orang yang menginginkan kekayaan, kesaktian, kekebalan dll. Ahmad maupun Fatimah dalam peristiwa di atas, keduanya tidak menginginkan, merencanakan dan membayangkannya sama sekali. Ahmad bersedia karena ditawari gurunya, Fatimah karena tawaran Bapaknya, Syekh Habib Maulawi. Pernikahan mereka dilandasi agama dan tauhid kepada Allah SWT. Tidak ada kemusyrikan didalamnya, tidak atas dasar lain-lain. Itu takdir saja dari Allah SWT. Tanpa izin-Nya, segala sesuatu tidak akan terjadi
»»   Selanjutnya...

Pesugihan Menikah Dengan Jin Cantik

Unikei - Saat ini kalian sedang membaca artikel Pesugihan Menikah Dengan Jin Cantik. Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Pesugihan Menikah Dengan Jin Cantik

Baru baru ini saya ada ngobrol dengan teman dan dia cerita mengenai pesugihan yang bisa bikin penganutnya jadi kaya raya mendadak.

Dia bilang, ada sebuah tempat (katanya sih di sebuah gua) di sekitaran Garut yang jadi tempat untuk mencari harta secara gaib. Ada tiga jalur cara yang bisa dipilih, dengan menyatu dengan ular siluman, dengan buaya atau nikah dengan Ratu Jin.

Dari ketiga cara tersebut diatas, yang sering dipilih adalah yang dengan Ratu Jin itu.
Syarat dasarnya, kalau pria tersebut sudah kawin, harus minta izin dulu dari istrinya, kalau masih bujangan, bisa minta izin ortunya.

Kalau sudah disetujui oleh kerabat dekatnya, yang tinggal sekarang adalah syarat syarat fisik yang harus ada dan itu biasanya sudah jadi urusan kuncennya.

Seperti pernikahan pada umumnya, harus ada wali, saksi dan juga penghulunya (yang ini bisa dilakukan oleh kuncennya). Setelah upacara pernikahan, seperti biasanya, si pengantin pria akan disuruh pulang dan menunggu berita, kapan si ratu akan datang.

Perwujudan dari ratu tersebut, konon kabarnya menyerupai wanita yang sangat sangat cantik dan sempurna. Si pengantin pria harus menyiapkan kamar khusus dan biasa dipertemukan oleh sang ratu tiap malam Jumat Kliwon atau tanggal/hari2 tertentu saja.

Biasanya, setelah pertemuan barulah ada penampakan harta dalam bentuk emas atau uang yang biasanya akan muncul secara gaib ditempat yang sudah disiapkan didalam kamar khusus tersebut.

Pantangannya, si suami tidak boleh main perempuan & gak boleh kawin lagi, cukup dengan si istri yang sudah ada sekarang dan juga dengan sang ratu itu sendiri. Kalaupun kekhilafan terjadi, si pria akan dihukum atau kalau terlalu berat pelanggarannya, bisa dibawa orang itu ke alamnya.

Banyak pengikut disekitar Jawa Barat yang malah justru naik haji dari uang hasil pesugihan ini dan juga menyumbang mesjid, padahal pekerjaan sehari harinya hanya ala kadarnya saja.

Ini hanya sekedar cerita dengan tujuan menambah wawasan saja, selebihnya hanya pembaca yang menilai baik buruknya cara cara tersebut.
»»   Selanjutnya...

Tuesday, December 11, 2012

Heboh,Masjid Yang Dibangun Oleh Jin Dalam Waktu Semalam Di Turen, Malang

Unikei - Saat ini kalian sedang membaca artikel Heboh,Masjid Yang Dibangun Oleh Jin Dalam Waktu Semalam Di Turen, Malang . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Heboh,Masjid Yang Dibangun Oleh Jin Dalam Waktu Semalam Di Turen, Malang


Ada yang pernah dengar tentang "Masjid Jin" atau "Masjid yang dibangun oleh Jin", atau yang sejenisnya? Bahkan, ada yang menyebut bangunan ini dengan sebutan "masjid tiban" alias masjid yang "tiba-tiba ada". Berita heboh ini pernah santer di area Malang Raya sekitar awal tahun 2009 ini. Bagaimana tidak santer, entah dari mana asalnya, tiba-tiba ada yang mengeluarkan informasi bahwa ada bangunan bagus berupa masjid yang berada di wilayah yang cukup terpencil, dengan kondisi ekonomi warga sekitarnya yang termasuk golongan menengah bawah? Tak ayal lagi, berita ini sempat menghiasi artikel salah satu koran lokal yang berada di kota dingin Malang.

Untuk memasukinya pertama-tama diharuskan "ijin" terlebih dahulu kepada penjaga yang ada. Bila diibaratkan sebagai tempat rekreasi, harus "membeli tiket masuk" terlebih dahulu di sebuah pos berwarna oranye, dengan hiasan ornamen khas. Sebuah bangunan yang penempatannya agak tidak umum. Sebab sebuah pos yang umumnya "diletakkan" di tepi jalan, pos ini malah ditempatkan di tengah-tengah pelataran.

Memasuki bangunan pertama kali akan dihadapkan dengan semacam ruang yang kalau boleh dikatakan sebagai serambi. Yang salah satu bagian temboknya di desain mirip desain dinding gua yang ada beberapa ruang lagi di balik dinding tersebut. Jadi, mirip seperti bangunan ber-ruang. Dimana di salah satu ruang tersebut ada sebuah ruangan yang penuh dengan akuarium yang ditata sedimikian rupa. Diisi dengan ikan berbagai macam dan jenis. Gambar berikut adalah salah satu ruang di sebelah kanan pintu masuk bangunan. Ruang tersebut nampak terdapat berbagai hiasan yang mirip sebuah penginapan.

Baik hiasan yang tergantung di langit-langit ruangan maupun yang ditempelkan pada dinding ruangan. Bahkan, meja kursi yang terdapat di sana terbuat dari bahan kayu yang bentuknya sangat artistik...
Kemudian jika kita memasuki salah satu ruangan, di ruang tersebut akan terhubung oleh suatu pintu. Sehingga kita akan bisa memasuki ruangan yang lain. Dimana tiap ruang mempunyai desain ruangan yang berbeda-beda. Jadi, kita tidak akan bosan memasuki ruang demi ruang.

Bangunan ponpes ini dibangun sejak tahun 1978, sampai sekarang bangunannya belum selesai 100%. Jadi tidak heran jika pada saat berkunjung ke sana masih terlihat beberapa orang yang bekerja. Arsitek dari pembangunan ponpes ini bukanlah seseorang yang belajar dari ilmu arsitektur di perguruan tinggi, melainkan hasil dari istikharah pemilik pondok, KH Achmad Bahru Mafdloludin Sholeh. Karenanya, bentuknya menjadi sangat unik, seperti perpaduan timur tengah, china dan modern.


Di bagian dalam ada beberapa musholla. Untuk laki-laki terpisah dari musholla wanita. Sayapun sempat melakukan sholat Ashar di salah satu musholla, tidak terlalu besar ruangannya, di beberapa bagian musholla masih terlihat pengerjaan yang belum selesai, tapi sudah bisa digunakan. Meski belum selesai, beberapa kamera CCTV sudah terpasang di bagian dalam musholla.

Yang unik adalah jalan menuju ke musholla ini dan tempat wudhu. Dengan suasana yang agak gelap, kita harus melewati beberapa lorong yang hanya cukup untuk dua orang saja. Bentuk lorong pun tidak selalu lurus, terkadang ada yang berbelok maupun malah menuju ke lantai yang lebih atas. Jika salah masuk lorong, dijamin tidak akan sampai ke musholla. Ini juga mungkin yang membuat ponpes ini unik dan menarik buat dikunjungi.








»»   Selanjutnya...

Thursday, December 6, 2012

Kawasan Ancol, Dulunya Tempat Jin Buang Anak

Unikei - Saat ini kalian sedang membaca artikel Kawasan Ancol, Dulunya Tempat Jin Buang Anak. Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Kawasan Ancol, Dulunya Tempat Jin Buang Anak


Mansion mewah dan sarana wisata nomor satu terus dibangun di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Mengusung jargon Jakarta Bay City, Ancol menjadi andalan wisata pantai warga Jakarta. Ancol yang kini digugat karena tiketnya dinilai kemahalan punya sejarah panjang. Tak sekejap mata mengubah Ancol dari hutan dan rawa menjadi tempat wisata.

Kawasan Ancol pernah menjadi tempat wisata para meneer Belanda di abad 17. Kala itu pusat pemerintahan VOC berada di sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa dan Kota Tua Jakarta. Jaraknya tak terlalu jauh dari Ancol. Saat itu sebagian kawasan Ancol sudah tertata dengan baik, pantainya pun bersih. Sementara sisanya merupakan hutan dan rawa.

Tapi saat Batavia diserang endemi malaria sekitar 1700-1800an, pemerintah Belanda lalu menggeser pusat kota menjauh dari pesisir. Ancol pun ikut ditinggalkan para meneer yang takut terserang malaria. Dia tidak lagi jadi primadona.

Sejak itu, kawasan Ancol jarang dikunjungi orang. Masyarakat setempat lalu membuat empang untuk memelihara ikan dan udang. Kondisi ini berlangsung ratusan tahun.

Hingga Indonesia Merdeka, kawasan ini masih menjadi kawasan liar yang tak terurus.

"Dulu Ancol nggak kaya sekarang rame begini. Dulunya cuma empang, nggak ada apa-apanya. Sepi banget. Masih hutan, makanya sering dibilang tempat jin buang anak," kata Tarmiji (60), warga Ancol saat berbincang dengan merdeka.com beberapa waktu lalu.

Tarmiji menjelaskan kawasan Ancol baru dibangun periode 1960an. Dia mengingat dulu alat-alat berat merambah hutan kawasan Ancol.

"Waktu saya kecil, masih tahun 60an. Inget ada proyek, segala macam alat berat yang aneh-aneh ada. Ada bule juga. Anak-anak pengen liat tapi ga boleh. Bahaya kata mandornya," beber pria yang sehari-hari berjualan rokok ini.

Dalam buku Jejak Soekardjo Hardjosoewirjo di Taman Impian Jaya Ancol yang ditulis Sugianto Sastrosoemarto dan Budiono dan diterbitkan Kompas, sejarah masa lalu Ancol digambarkan tak jauh beda.

Soekardjo adalah orang yang memimpin proyek Taman Impian Jaya Ancol. Dialah yang membuka hutan belantara untuk dibangun kawasan Ancol mulai tahun 1962.

"Pantai Ancol yang masih berupa rawa-rawa, semak dan masih belum tersentuh merupakan kawasan yang menyeramkan. Orang menganggap kawasan itu tak layak ditempati. Bahkan dianggap sebagai tempat jin buang anak."

"Di kawasan yang sangat luas itu benar-benar sangat sepi. Tidak ada akses yang memadai, belum ada pemukiman dan gelap karena belum ada listrik," kenang Soekardjo dalam bukunya.

Tak menyangka jika Ancol akan menjadi sebesar dan semegah sekarang.

»»   Selanjutnya...

Kisah Nyata: Pengalaman Berkelana Di Alam Ghaib

Unikei - Saat ini kalian sedang membaca artikel Kisah Nyata: Pengalaman Berkelana Di Alam Ghaib. Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Kisah Nyata: Pengalaman Berkelana Di Alam Ghaib



BUDAK - Para pekerja di rumah jin yang kaya itu katanya dahulu semasa hidupnya di dunia minta 'pesugihan' pada jin tersebut, agar bisa kaya raya dengan jalan pintas dan mudah.

Pertama kali ilmu trawangan dan meraga sukma penulis berikan kepada anak angkat penulis sendiri yang bernama Eko. Pada puasa sunat hari kedua Eko sudah bisa melihat alam ghaib. Pada malam ketiga Eko penulis suruh latihan semalam suntuk di berbagai tempat dan alam.

Pengalaman berkelana di alam ghaib yang paling mengesankan bagi Eko adalah sewaktu dia berada di 'alam arwah' tepatnya arwah neneknya sendiri. Di alam almarhumah neneknya dia sangat 'kerasan' betah tinggal disana. Karena selain damai, pemandangannya sangat indah. Rata-rata rumahnya sangat bagus dan penduduknya sangat ramah. Keadaannya terang benderang tanpa matahari, maka disitu ada siang tidak ada malam. Budaya dan pola hidupnya hampir sama dengan di bumi. Sewaktu Eko diajak roh pembimbing ke alam kubur, disitu banyak dijumpai hal-hal yang mengerikan. Disitu banyak orang disiksa.

Kata roh pembimbing, dia menuai hasil perbuatannya sewaktu hidup di dunia materi dahulu. Mereka kebanyakan tidak melakukan shalat lima waktu dan tidak pernah bertaubat, selalu mementingkan diri sendiri dan sering merugikan orang lain.

Satu minggu berikutnya penulis memberi bimbingan meraga sukma kepada Eko dan ternyata Eko sangat berbakat. Hari itu juga Eko berhasil meraga sukma dengan baik. Memang dengan cara meraga sukma badan astral bisa pergi kemana saja dia mau. Baik pergi ke alam nyata atau alam materi maupun pergi ke alam ghaib.

Bila meraga sukma ke alam nyata, badan astral dengan mudahnya bisa menembus dinding tembok yang sangat tebal tanpa merubah atau merusak sedikitpun. Selain itu dengan badan astral yang ringan bisa terbang dengan kecepatan pikiran melebihi kecepatan suara.

Suatu hari Eko meraga sukma masuk ke alam ghaib tingkat alam pedanyangan. Di alam pedanyangan kesannya hampir sama dengan alam dunia kita hanya saja disana ada terang tanpa sinar matahari. Entah darimana sumber terang itu. Penduduknya mayoritas berpakaian keraton tempo doeloe. Bila di alam nyata siang hari, di alam ghaib sama seperti malam hari hanya saja suasananya tidak berubah menjadi gelap.

Di alam pedanyangan menyukai warna pakaian tertentu seperti kuning, merah, hitam, hijau, biru dan putih. Hampir tidak diketemukan pakaian motif kembang atau berpola hias. Kemungkinan besar makhluk di alam pedanyangan itu dulunya manusia biasa yang matinya belum sempurna. Manusia di jaman kerajaan seperti kerajaan Majapahit. Sehingga kebiasaan pola kehidupannya dan budayanya waktu mereka hidup di dunia dulu dibawanya ke alam ghaib. Sekalipun di alam nyata sudah mengalami perubahan total.

Memang diantara mereka ada juga masyarakat modern seperti masyarakat sekarang. Diantara mereka ada yang memiliki pesawat radio, televisi, mobil dan sebagainya. Nampaknya masyarakat modern di alam pedanyangan ini adalah penghuni baru. Sama dengan mereka penghuni lama, matinya belum sempurna. Alam pedanyangan sangat dekat dengan alam jin. Alam pedanyangan juga dekat sekali dengan alam nyata. Alam pedanyangan itu kira-kira berada diantara alam jin dan alam nyata.

Eko masuk alam pedanyangan langsung menuju ke 'balai pedanyangan' dukuh Gandek Kawedanan Magetan. Dia langsung menemui Dahnyang Gandek yang bernama Pangeran Ronojati yang lebih dikenal dengan nama mbah Sabuk Alu. Eko disambut Eyang Ronojati dengan gembira karena Eyang Ronojati sudah mengetahui kalau Eko adalah anak penulis.

Setelah selesai berkunjung ke alam pedanyangan, kemudian Eko penulis suruh masuk ke alam jin. Cara memasuki alam jin setelah lepas dari raga, cukup pejamkan mata, sedop napas dalam-dalam dan niat ke alam jin. Obyeknya harus jelas.

Nampaknya Eko pertama memasuki alam jin tingkat menengah. Masyarakat jin yang dikunjungi Eko hampir sama dengan masyarakat bangsa manusia. Kebudayaannyapun juga hampir sama dengan kebudayaan bangsa manusia, baik cara berbusana maupun cara hidup sehari-harinya. Di alam jin juga ada pasar persis seperti dunia kita.

Eko berkenalan dengan cewek jin yang ternyata masih gadis. Tubuhnya semampai, agak cantik, rambutnya terurai panjang. Sayang hampir semua cewek jin hidungnya tidak ada yang mancung. Eko langsung diajak masuk ke dalam rumah. Kebetulan rumah tersebut sepi. Cewek jin tadi bernama Narti. Eko dijamu makanan dan minuman tetapi Eko tidak mau menyantapnya. Rupanya dia ingat pesan penulis, bahwa jangan sekali-kali memakan dan meminum milik bangsa alam ghaib sekalipun sangat lapar dan haus.

Dengan Narti, Eko diajak berkeliling kampung bangsa jin. Juga diajak masuk ke rumah 'kepala desa' jin yang kaya raya. Jin yang kaya raya itu banyak mempunyai pekerja. Tetapi anehnya pekerjanya bukan bangsa jin melainkan bangsa manusia. Ada yang menumbuk padi, ada yang menggoreng kerupuk dan sebagainya.

Orang yang menumbuk padi, terus menerus dia menumbuk padi, tidak boleh beristirahat. Padahal peluhnya keluar terus sampai yang jatuh di bawah setinggi mata kaki. Ada yang menggoreng kerupuk, anehnya menggorengnya tidak pakai sotel (alat penggoreng bertangkai) tetapi dengan tangan telanjang. Tidak jarang sewaktu mengusap minyak goreng yang menempel di tangan, kulitnya yang tersingkap.

Para pekerja di rumah jin yang kaya itu katanya dahulu semasa hidupnya di dunia minta 'pesugihan' pada jin tersebut, agar bisa kaya raya dengan jalan pintas dan mudah. Setelah saat perjanjiannya selesai, 'roh' orang yang bersangkutan diambil hidup-hidup oleh jin yang bersangkutan. Kebanyakan diambil langsung dengan raga atau badan fisiknya. Sedang upaya jin untuk mengelabui bangsa manusia (kerabat dekat orang yang diambil), diambilkan pohon pisang yang disihir persis tubuh orang yang meninggal. Sudah tentu ada juga yang hanya diambil 'roh'nya.

Setelah puas berkelana di alam jin tingkat sedang, Eko berniat menjelajahi alam 'jin tingkat rendah'. Untungnya, sebelum Eko memasuki alam jin terlebih dahulu membuat 'pagar tubuh' dengan sinar tenaga dalam. Begitu memasuki alam jin tingkat rendah yang suasananya sangat pengap dan panas, dia diserbu oleh beberapa jin tingkat rendah yang wajahnya menjijikkan. Serangan bangsa jin tersebut ternyata tidak mampu menembus 'pagar badan' nya Eko. Dengan jurus Cakra Buana, Eko mampu melempar si penyerang secara serentak dan akhirnya si penyerang lari tunggang langgang.

Bangsa 'jin tingkat rendah' rata-rata badannya jelek menjijikkan. Suka bikin onar dan tidak rela wilayahnya dimasuki bangsa lain. Genderuwo, kuntilanak, wewe, tuyul dan lain sebagainya itu termasuk 'jin rendah'. Sama seperti manusia primitif di pedalaman, bangsa 'jin rendah' menyukai ilmu-ilmu ghaib, aji-aji, pusaka-pusaka dan sebagainya. Bangsa genderuwo, jin hitam yang seluruh tubuhnya ditumbuhi bulu lebat dan berwajah seram itu sangat menyukai pusaka batu akik yang banyak dipakai sebagai cincin.

Bangsa 'jin rendah' ini sangat suka pada asap kemenyan. Maka setiap ada acara ritual. Ada sesaji dan pembakaran kemenyan, maka disitu banyak bangsa jin yang berpesta pora. Pesan penulis, sebaiknya jangan bersekutu dengan jin atau bekerja sama dengannya. Hati-hati dengan manusia gadungan asal jin ini ciri-ciri khusus mereka adalah suhu tubuhnya selalu dingin dan bentuk telinganya meruncing seperti telinga kucing. Bangsa 'jin rendah' suka mengganggu dan mencelakai manusia (Buku 'Ilmu Trawangan Melihat Alam Ghaib' | Gatot Margono SA*) | Penerbit 'Mekar' Surabaya | Oktober 1996 | hal 127-136).

*) Penulis Bapak Gatot Margono SA HP +6281 8033 8444 (sms)
Institut Metafisika dan Parapsikologi 'Cakra Buana' Indonesia
Kelurahan Kawedanan Lingkungan Gandek
Kawedanan, Magetan, Jawa Timur
»»   Selanjutnya...

Apa Perbedaan Iblis, Setan Dan Jin Itu ?

Unikei - Saat ini kalian sedang membaca artikel Apa Perbedaan Iblis, Setan Dan Jin Itu ?. Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Apa Perbedaan Iblis, Setan Dan Jin Itu ?


Dalam kitab Ahkamul Qur’an karangan Qurthubi dijelaskan sbb :
Para ulama berbeda pendapat mengenai asal-usul Jin. Hasan al-Basri mengatakan bahwa Jin keturan Iblis, seperti manusia keturunan Adam. Dari dua kelompok ini ada yang beriman dan ada yang kafir, keduanya juga berhak mendapatkan pahala dan siksaan dari Allah. Mereka yang beriman dari keduanya adalah kekasih Allah dan mereka yang kafir adalah Setan.

Ibnu Abbas berpendapat : Jin adalah keeturunan Jann, mereka bukan setan, mereka bisa mati dan mereka ada yang beriman dan ada yang kafir. Sedangkan setan adalah anak Iblis mereka tidak akan mati kecuali bersama-sama Iblis.

Dalam tafsir surat An-Nas, Qatadah berkata : Sesungguhnya dari jin dan manusia terdapat setan-setan. Ini mirip dengan pendapat Hasan Basri di atas. Dalam surah a-An’am (112) dikatakan “”Dan demikian lah Aku jadikan untuk setiap nabi musuh dari setan-setan manusia dan jin”.

Dalam buku “Hayatul Hayawan al-Kubra” karangan Dumairi : semua jin adalah keturunan Iblis. Namun dikatakan juga bahwa Jin merupakan satu rumpun, sedangkan Iblis adalah satu dari mereka. Jin juga mempunyai keturunan,seperti dijelaskan dalam al-Qur’an surah al-Kahf (55) “Apakah kalian akau menjadikan mereka (jin) dan keturunanya sebagai kekasih selain Aku (Allah) padahal mereka adalah musuh kalian”. Mereka yang kafir dari kaum jin disebut
setan.

Dalam kitab “Akaamu-l-Marjan fi Ahkamil Jan” karangan Syibli (hal. 6) disebutkan bahwa jin mencakup malaikat dan mahluk lainnya yang kasat mata. Sedangkan setan adalah jin yang durhaka dan kafir, mereka adalah anak-anak
Iblis. Jauhari berkata :Semua yang durhaka dan membangkang dari manusia, jin dan
hewan disebut setan. Orang Arab menyebut ular sebagai setan.

Yang terpenting bagi umat manusia adalah meyakini bahwa setan adalah musuh mereka dan selalu berusaha untuk menyesatkannya dan menjauhkannya dari jalan Allah. Kita dilarang menyembah atau menuruti kata setan.

Dalam surah Yasin (60) dikatakan “Bukankah Aku(Allah) telah membuat perjanjian kepadamu hai bani Adam agar kalian tidak menyembah setan, mereka adalah musuh yang paling jelas”. Demkian juga dalam surah Fathir (6) “Sesungguhnya setan adalah musuh kalian maka jadikanlah mereka musuh”.. Dan banyak dalil-dalil yang mengingatkan kita agar hati-hati terhadap tipu daya dan rayuan setan ini.

http://kampussamudrailmuhikmah.wordpress.com/
»»   Selanjutnya...